Kembali ke Berita Utama

BMKG dan Weathernews Inc. Jalin Kerja Sama Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis AI

05 February 2026

Muhammad Yusril Ihza

Berita Utama

BMKG dan Weathernews Inc. Jalin Kerja Sama Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis AI

Jakarta, 5 Februari 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi melakukan kerjasama lanjutan dengan perusahaan cuaca asal Jepang, Weathernews Inc., untuk memperkuat sistem peringatan dini di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi artificial intelligence. Kerja sama dilakukan melalui penandatanganan Collaboration Agreement bertajuk “A Project for AI-Based Tropical Cyclone and Flood Forecasting in Indonesia” yang dilaksanakan di Kantor Pusat BMKG, Jakarta, pada Rabu (5/2). Langkah ini merupakan upaya konkret BMKG dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan inovasi data guna mendukung inisiatif global Early Warnings for All (EW4All) dalam memitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan informasi cuaca dan iklim yang lebih baik.

“Kemitraan ini juga mencerminkan komitmen bersama kami untuk mendukung inisiatif global seperti Early Warning for All dengan memanfaatkan inovasi dan AI untuk memastikan bahwa informasi cuaca dan iklim dapat menjangkau dan melindungi masyarakat yang berisiko dengan lebih baik,”ujar Andri.

Kolaborasi ini menandai tonggak strategis dalam memajukan kemampuan prakiraan BMKG, khususnya untuk siklon tropis dan banjir, dengan memanfaatkan inovasi AI agar peringatan dini menjadi lebih akurat dan cepat.

Dalam kerja sama ini, Weathernews Inc. akan menyediakan produk forecasting untuk siklon dan banjir berbasis AI serta pengembangan dashboard khusus. Managing Executive Officer Service Operation and Development Weathernews Inc., Daisuke Abe, menyatakan bahwa kesepakatan ini bukan sekadar formalitas di atas kertas, melainkan manifestasi tekad kuat untuk mencegah terulangnya tragedi kebencanaan.

“Kami menjadikan agreement ini sebagai pernyataan dari tekad kami Weathernews, untuk tidak mengulangi lagi tragedi seperti yang terjadi ketika Siklon Seroja kemarin. Dan juga ini adalah manifestasi dari komitmen kuat kami untuk menuju Indonesia yang lebih aman dari sisi prakiraan cuaca,” tegas Abe.

Ia menekankan pentingnya penggabungan pengetahuan (knowledge) dan data yang dimiliki BMKG dengan teknologi WNI untuk menghasilkan nilai yang sesuai dengan karakteristik topografi dan cuaca Indonesia yang kompleks.

Hubungan bilateral antara BMKG dan Weathernews Inc. sendiri telah terjalin cukup lama, dimulai sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada tahun 2016. Pada periode sebelumnya, kedua pihak sukses melaksanakan Studi Kelayakan (Feasibility Study) layanan komunikasi risiko cuaca untuk sektor industri di Kabupaten Bekasi dan Karawang. Studi tersebut menghasilkan pengembangan sistem precipitation nowcasting menggunakan data radar real-time BMKG yang terbukti efektif mendeteksi curah hujan hingga satu jam ke depan.

Melalui perjanjian kerja sama ini, diharapkan akan memperkuat kolaborasi teknis dan pengembangan prediksi untuk meningkatkan kemampuan peringatan dini dan mitigasi bencana di Indonesia.

Berita Utama Lainnya

BMKG dan Weathernews Inc. Jalin Kerja Sama Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis AI

BMKG dan Weathernews Inc. Jalin Kerja Sama Perkuat Sistem Peringatan Dini Berbasis AI

Kepala BMKG Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Presiden Prabowo Tekankan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala BMKG Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Presiden Prabowo Tekankan Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

Perkuat Pendidikan Kedinasan, STMKG Lantik Pejabat Non-Struktural Tahun 2026

Perkuat Pendidikan Kedinasan, STMKG Lantik Pejabat Non-Struktural Tahun 2026