
BMKG dan Timor-Leste Perkuat Kolaborasi, Dorong Penguatan SDM dan Kebencanaan
BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Jakarta – Senin (21/8), BMKG mengadakan 3rd National Climate Outlook Forum 2017 (NCOF) bersama dengan LAPAN, BPPT, IPB dan Kementerian Pertanian dengan tema “Bersiap Menghadapi Musim Hujan 2017/2018”. Kegiatan NCOF ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi terkait perkembangan El nino Southern Oscilation (ENSO) 2017, monitoring perkembangan Musim Kemarau 2017 serta prakiraan curah hujan bulanan periode September 2017 – Februari 2018.
Deputi Bidang Klimatologi Drs. R. Mulyono Rahadi Prabowo, M.Sc, berkesempatan hadir untuk membuka dan memberikan arahan pada kegiatan NCOF yang dilaksanakan di Gedung A, lantai 3, BMKG Pusat, acara dimoderatori oleh Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim Dr. Dodo Gunawan, DEA, didampingi Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan Drs. Maman Sudarisman, DEA.
Dari kegiatan ini, menghasilkan konsensus terkait prakiraan musim hujan 2017/2018 sebagai berikut : ENSO dan IOD diprediksi Netral hingga November 2018 kemudian Monsun Barat diprediksi menguat mulai November 2017, dengan puncak musim hujan akan terjadi pada periode Desember 2017 – Februari 2018, adapun sifat musim hujan diprediksi dominan akan Normal (70% dari 342 ZOM di Indonesia). Hasil pertemuan NCOF ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu referensi penentuan Kalender Tanam 2017/2018, untuk pemantauan ketahanan pangan nasional serta antisipasi potensi kebencanaan yang mungkin terjadi pada periode Musim Hujan mendatang. ::: Pusat Informasi Perubahan Iklim.

BMKG memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Transportasi dan Komunikasi Republik Demokratik Timor-Leste di bidang meteorologi, klimatologi, dan geofisika.

Flores, 26 Agustus 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan pendampingan teknis pascagempa bumi M7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di wilayah Flores. Penguatan sinergi dan transparansi data dilakukan sebagai bagian dari upaya rekonstruksi sekaligus mitigasi jangka panjang, mengingat potensi kegempaan di wilayah Flores cukup tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena astronomis Gerhana Bulan Sebagian akan berlangsung pada tanggal 28 Agustus 2026. Namun, masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tidak dapat mengamati langsung fenomena alam ini karena posisi Indonesia berada di luar area visibilitas gerhana.