Kembali ke Berita

Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026

HB Risya

Berita

Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026

Surabaya, 7 April 2026 – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Bencana Musim Kemarau Jawa Timur 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

Hadir secara khusus memberikan dukungan teknis, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, yang mewakili Kepala BMKG Pusat. Kehadirannya menegaskan komitmen penuh BMKG dalam mengawal penyediaan data cuaca dan iklim demi keselamatan masyarakat di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dalam sesi pemaparan utama, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, membawakan materi krusial bertajuk “Informasi Cuaca dan Iklim Jawa Timur Guna Antisipasi Bencana Kekeringan di Musim Kemarau”. Taufiq menegaskan bahwa data yang akurat merupakan kunci utama bagi seluruh instansi terkait dalam menyusun strategi pelindungan sumber daya air dan lahan pertanian.

“Pemanfaatan informasi prakiraan iklim yang presisi sangat esensial sebagai basis langkah antisipasi dini terhadap ancaman kekeringan. Melalui sinergitas lintas sektor yang berbasis data ini, kita berharap dapat meminimalisasi risiko kerugian akibat perubahan cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi sepanjang tahun ini,” jelas Taufiq di hadapan para peserta rakor.

Selain paparan materi di panggung utama, BMKG Juanda juga menghadirkan stan edukasi dan layanan data meteorologi yang ramai dikunjungi peserta. Stan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang antusias berdiskusi langsung dengan tim teknis BMKG.

Kehadiran dukungan data BMKG ini menjadi pelengkap bagi strategi kolaborasi lintas sektor yang turut dibedah dalam rakor, di antaranya:

  • Kementerian Kehutanan: Strategi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
  • Kementerian Pertanian: Strategi mitigasi ketahanan pangan di tengah ancaman kekeringan.
  • BNPB, Polda Jatim, dan Kodam V/Brawijaya: Sinergi dukungan operasional, keamanan, dan kedaruratan di lapangan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran dan data saintifik yang dibagikan, Gubernur Jawa Timur menyerahkan cinderamata “Surya Majapahit” kepada para narasumber, termasuk Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo.

Rangkaian kegiatan yang juga diselingi dengan pemberian santunan kepada anak yatim oleh Gubernur ini ditutup dengan perumusan kesepakatan bersama lintas instansi. Kesepakatan tersebut akan menjadi landasan gerak cepat dan terpadu seluruh elemen di Jawa Timur dalam menghadapi tantangan Musim Kemarau 2026.

 

Penulis: Tim Humas Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo

Berita Lainnya

Kepala BMKG Hadiri Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara

Kepala BMKG Hadiri Taklimat Presiden Prabowo di Istana Negara

Baca selengkapnya
Hadapi Risiko Karhutla, BMKG Tekankan Kesiapsiagaan dalam Rakornas Pengendalian Karhutla 2026

Hadapi Risiko Karhutla, BMKG Tekankan Kesiapsiagaan dalam Rakornas Pengendalian Karhutla 2026

Baca selengkapnya
BMKG dan Pemkab Bolaang Mongondow Teken Perjanjian Pinjam Pakai untuk Penguatan Layanan Informasi Cuaca Maritim

BMKG dan Pemkab Bolaang Mongondow Teken Perjanjian Pinjam Pakai untuk Penguatan Layanan Informasi Cuaca Maritim

Baca selengkapnya