Kembali ke Berita

Sinergi BMKG Mendukung Ketahanan Pangan Melalui SLI di Kabupaten Sintang

Ibrahim
Sinergi BMKG Mendukung Ketahanan Pangan Melalui SLI di Kabupaten Sintang

SINTANG — Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat menggelar kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik Provinsi Kalbar Tahun 2026 di Kabupaten Sintang, Kamis (23/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat literasi iklim para petani guna mendongkrak ketahanan dan kemandirian pangan daerah.

Acara yang berlangsung di Aula Serbaguna Gereja Katolik Paroki Santo Martinus, Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai ini dibuka secara khidmat dengan pembacaan doa.

Kepala Staklim Kalbar, Bernadus Daniel, menjelaskan bahwa SLI bertujuan meningkatkan pemahaman serta diseminasi informasi iklim kepada para pelaku sektor pertanian. Menurutnya, pemahaman iklim yang presisi sangat penting untuk menentukan pola tanam dan mendongkrak hasil produksi. BMKG menyampaikan terima kasih kepada Komisi V DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Sintang atas dukungan penuh hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

Sementara itu, Direktur Layanan Iklim Terapan BMKG, Marjuki, yang hadir secara daring mengimbau para peserta untuk aktif berdiskusi mengenai langkah antisipasi dampak fenomena El Niño. Ia berharap peserta yang hadir dapat meneruskan ilmu yang didapat kepada sesama petani dan keluarga.

Dukungan disampaikan Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Lili Suryani, yang hadir mewakili Bupati Sintang. Pihaknya berkomitmen mendukung keberlanjutan SLI dan mendorong para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menjadi perpanjangan tangan BMKG di lapangan.

Mewakili Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Yohanes Rumpak hadir sekaligus membuka acara secara resmi. Yohanes menekankan pentingnya sinergi antara prediksi ilmiah BMKG dan kearifan lokal masyarakat setempat dalam menghadapi perubahan iklim. Pengetahuan lokal harus digabungkan dengan ilmu pengetahuan prediksi dari BMKG agar dapat meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Sintang.

Kegiatan SLI tematik berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh perwakilan petani, PPL, dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di Kecamatan Kelam Permai. Selain pemaparan materi teknis dari BMKG, Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kelam Permai, dan UPT PTPH Provinsi Kalimantan Barat, rangkaian acara ditutup dengan evaluasi kemampuan peserta serta penyerahan penghargaan bagi peserta.

 

Hubungi via WhatsApp