
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Padang Panjang,(17/08/2016) Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 71 yang jatuh pada hari Rabu 17 Agustus 2016, UPT BMKG se-Sumatera Barat yang terdiri dari Stasiun Pementau Atmosfer (GAW) Koto Tabang, Stasiun Klimatologi Sicincin, Stasiun Meteorologi Tabing Padang, Stasiun Meteorologi Maritim Teluk Bayur dan Stasiun Geofisika Padang Panjang menggelar upacara peringatan Detik Detik Proklamasi di halaman kantor BMKG Stasiun Geofisika Klas 1 Padang Panjang, bertindak selaku inspektur upacara Kepala Stasiun GAW Koto Tabang Edison Kurniawan,Ssi, Msi dan pembaca teks Proklamasi Kepala Stasiun Klimatologi Sicincin Heron Tarigan Ssi,Msi. Dalam melaksanakan peringatan HUT Kemerdekaan ini antara lain dilaksanakan beberapa kegiatan, yaitu : Lomba Catur antar UPT BMKG Sumatera Barat, jalan santai oleh keluarga besar BMKG Sumatera Barat dan penyerahan cendera mata bagi pegawai yang akan memasuki purna tugas.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.