
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Surabaya, (25/03/2019) – Dalam rangka memperingati Hari Meteorologi Dunia ke 69 UPT BMKG Jawa Timur mengadakan upacara bendera. Bertempat di halaman kantor BMKG Juanda Surabaya yang diikuti oleh Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya , Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya dan Stasiun Geofisika Tretes Pasuruan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Stasiun Meterorologi Juanda Surabaya Mohammad Nurhuda, ST., dan sebagai komandan upacara Rendy Irawadi, S.Si.
Untuk Hari Meteorologi Dunia yang ke-69 Tahun kali ini BMKG menetapkan tema yaitu “Matahari, Bumi dan Cuaca untuk Keselamatan dan Kesejahteraan”. Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Mohammad Nurhuda, S.T. selaku Pemimpin upacara membacakan Sambutan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. yang menghimbau untuk terus meningkatkan pelayanan publik ke masyarakat. Kebutuhan masyarakat akan informasi cuaca dan iklim yang tepat waktu, akurat, handal dan terpercaya, semakin meningkat. Informasi yang dibutuhkan pun menjadi semakin detil dan bervariasi. Perkembangan kebutuhan tersebut perlu ditopang oleh sumberdaya manusia yang cerdas dan mampu beradaptasi terhadap perubahan. Untuk itulah sangat diperlukan kuatnya kontribusi kaum muda sebagai sumberdaya manusia di masa mendatang guna mendukung keselamatan masyarakat yang membawa kesejahteraan secara menyeluruh.
Dalam membacakan sambutan tersebut Pemimpin upacara juga menambahkan ucapan selamat Hari Meteorologi Dunia yang ke-69 dan menghimbau kepada seluruh pegawai untuk terus meningkatkan komunikasi kepada Masyarakat dan kerja sama, koordinasi serta sinergi dengan stakeholder khususnya yang ada di Provinsi Jawa Timur. Pemimpin upacara juga berpesan untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Setelah upacara selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan foto bersama peserta upacara, pemotongan tumpeng dan pemberian doorprize kepada peserta upacara.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.