
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah
Hatif Thirafi
Berita Daerah

Kototabang – Stasiun Pemantau Global Atmsopheric Watch (GAW) Kototabang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Sabtu (1/6). Upacara dipimpin oleh Kepala Stasiun GAW, Wandayantolis, M.Si dan diikuti oleh pejabat struktural serta para pegawai di lingkungan Stasiun GAW Kototabang. Dalam upacara tersebut dibacakan sambutan Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) oleh Inspektur Upacara.
Di sela-sela pembacaan sambutan, Kepala Stasiun GAW Kototabang selaku inspektur upacara memberikan suntikan motivasi kepada para pegawai untuk tetap bersemangat dalam menjalani tugas negara serta selalu berinovasi dalam menyajikan data-data pengamatan meskipun ditugaskna di daerah terpencil.
Dalam upacara tersebut juga dilaksanakan kegiatan penandatanganan Pakta Integritas selaku ASN BMKG untuk setia dan taat sepenuhnya terhadap 4 (empat) pilar kebangsaan secara simbolis yang disaksikan oleh Kepala Stasiun GAW Bukit Kototabang.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Bengkulu, 6 April 2026 – Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Riset dan Standardisasi Mutu Pertanian (BRMP) Provinsi Bengkulu, […]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.