
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Makassar – Kamis (29/11) Balai besar MKG wilayah 4 makassar mengadakan upacara HUT KORPRI ke-46 tahun 2017 di halaman Kantor Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar. Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV Makassar Bapak A. Fachri Radjab, S.Si.,M.Si.. Upacara diikuti oleh seluruh UPT BMKG Provinsi Sulawesi Selatan dan Dharma Wanita Persatuan BMKG Provinsi Sulawesi Selatan. Upacara bendera belangsung khidmat walaupun dalam suasana hujan.
Dalam memeriahkan HUT KORPRI ke-46 tahun 2017 tersebut, dilaksanan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya senam pagi bersama dan tenis meja pada hari Jum’at tanggal 24 November 2017, kemudian pada hari Rabu tanggal 29 November 2017 setelah upacara bendera dilanjukan dengan pemotongan tumpeng dan pengumuman Ketua KORPRI BMKG Provinsi Sulawesi Selatan terpilih periode 2017-2021, pemeriksaan kesehatan dan konsultasi gizi oleh Dharma Wanita Persatuan BMKG Provinsi Sulawesi Selatan, dan donor darah oleh Palang Merah Indonesia wilayah Makassar.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.