
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Denpasar – Senin (21/05/2018), Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ke- 110 yang jatuh pada tanggal 20 Mei 2018, Balai Besar MKG Wilayah III Provinsi Bali mengadakan Upacara Bendera yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl.Seis. Upacara diikuti oleh KUPT dilingkungan Provinsi Bali, seluruh pejabat Eselon 1-3 serta pegawai BMKG se- Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Kepala BBMKG Wil-III membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika tentang pentingnya memahami sejarah hari Kebangkitan Nasional, diibaratkan dalam sebuah perumpamaan seperti lidi apabila sendiri-sendiri mudah dipatahkan namun apabila disatukan menjadi satu kesatuan yang tidak mudah dipatahkan. Persatuan dan kesatuan bangsa menjadi modal penting dalam era teknologi seperti sekarang ini.
Dalam penutupnya, kepala BBMKG Wil – III menyatakan bahwa UPT BMKG se-Provinsi Bali berkomitmen dengan momentum hari kebangkitan nasional ini untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan Bangsa khususnya UPT BMKG se-Provinsi Bali.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.