
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Gunungkidul – Dalam rangka meningkatkan pemahaman informasi iklim kepada masyarakat petani, pada Jum’at (9/4) BMKG Stasiun Klimatologi IV Sleman melaksanakan kegiatan SLI Operasional di Dusun Sawahan 2, Kelurahan Mbleberan, Kapanewon Playen Kabupaten Gunungkidul. Dalam pembukaan SLI Operasional tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, S. Kom., M.Si, Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto dan dibuka secara resmi secara virtual oleh Deputi Klimatologi BMKG Herizal.
Dalam laporannya, Reni Kraningtyas selaku Kepala Stasiun Klimatologi Sleman menyampaikan bahwa SLI Operasional kali ini diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari PPL dan POPT dari BPP Playen dan 32 petani dari kelompok tani Karangrejo. Serta dilaksanakan selama 4 kali pertemuan tatap muka dan 1 kali secara virtual.
Dalam sambutannya Heri menyampaikan bahwa iklim memiliki peranan penting dalam dunia pertanian, sehingga diperlukan pengetahuan praktis kepada para petani dalam memahami dan memanfaatkan iklim di dunia pertanian. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BMKG yang telah memberikan pelatihan kepada para petani dan harapannya para petani semakin semangat dalam menjalankan pekerjaan sebagai pejuang kehidupan.
Acara SLI operasional BMKG di Dusun Sawahan 2, Kelurahan Mbleberan, Kapanewon Playen Kabupaten Gunung Kidul ini dibuka secara resmi Deputi Klimatologi BMKG Herizal yang hadir secara virtual. Ia menyampaikan harapan, SLI operasional ini bisa menjadi sinergi antar instansi dalam mendukung dunia pertanian terlebih dalam mengahadapi tantangan ketahanan pangan.
Selanjutnya acara dilanjutkan dengan seremoni penyerahan penakar hujan Observasi dari BMKG yang diwakilkan oleh Koordinator BMKG D.I. Yogyakarta Ikhsan kepada wakil Bupati Gunungkidul, dan selanjutnya diserahkan kepada kelompok tani untuk dapat dimanfaatkan dalam pengamatan curah hujan di persawahan milik petani.
Setelah acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan kegiatan sharing activity di lahan pertanian milik peserta kegiatan SLI Operasional yakni dengan kegiatan pemupukan perdana tanaman kedelai.
Kegiatan pemupukan diikuti oleh Wakil Bupati Gunungkidul dan tamu undangan lainnya.
Harapan dari kegiatan SLI Operasional BMKG ini adalah semakin meningkatnya pemahaman masyarakat petani terhadap informasi iklim dan diharapkan hasil produksi pertanian semakin meningkat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.