
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Sumedang – Stasiun Meteorologi Kertajati mendapat undangan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) Tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Propinsi Jawa Barat.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali pada lokasi desa yang berbeda yaitu pada tanggal 09 Desember 2021 (lokasi Desa Rancakalong, Kec. Rancakalong), tanggal 13 Desember 2021 (lokasi Desa Sukamanah, Kecamatan Jatinunggal) dan tanggal 20 Desember 2021 (lokasi Desa Citali, Kecamatan Pamulihan).
Kegiatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) ini, dibuka oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Sumedang (Bp. Dadang Sundara, S.P) mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, dan dihadiri oleh Camat, Kepala Desa setempat dan tim BPBD Kabupaten Sumedang.
Peserta kegiatan DESTANA ini yaitu Polres setempat, Babinsa, Relawan Desa Tangguh Bencana (Aparatur Desa, Karang Taruna, RT, RW, Posyandu dan Linmas) dari Desa Rancakalong, Sukamanah dan Citali.
Dalam kegiatan ini, Tim Stasiun Meteorologi Kertajati menyampaikan materi tentang perkembangan cuaca dan iklim, perkembangan musim terkini, informasi seputar fenomena La Nina serta potensi bencana hidrometeorologi pada musim hujan 2021/2022 khususnya di wilayah Kabupaten Sumedang. Selain dari BMKG, narasumber lainnya adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang.
Melalui kegiatan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) diharapkan masyarakat di tingkat desa dapat berperan aktif dalam upaya penanggulangan bencana dengan memahami risiko bencana di wilayah sekitar. Serta bisa lebih mengenal tentang peran UPT BMKG daerah terdekat, yang memberikan informasi MKKuG terkini untuk antisipasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.