
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Sorong, 01 Agustus 2018 /Kantor Stasiun Geofisika kelas III Sorong mengadakan kegiatan Training Reportase Kekinian. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama Stageof Sorong dan LPP RRI Sorong. Adapun peserta training melibatkan ASN Stamet Sorong, dan Stasiun GAW Sorong. Kegiatan diisi oleh penyiar LPP RRI Sorong. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan skill komunikasi publik ASN BMKG agar mampu meningkatkan pelayanan informasi mkkug yg menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat, mempererat koordinasi kelembagaan LPP RRI Sorong dengan BMKG di Sorong serta mendorong ASN muda berprestasi agar terus berkreasi. Kepala LPP RRI Sorong mengapresiasi kegiatan ini agar kedepannya terus diadakan. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Stasiun Geofisika Sorong.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.