
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura menutup kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Jayapura Menuju 100 Kota Cerdas (Smart City) di Aula Sior Kantor Pemerintah Kota Jayapura, Kamis (10/10). Acara ini ditutup oleh Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru.
Dalam sambutan penutupnya Wakil Walikota Pemerintah Kota Jayapura menyampaikan arti pentingnya perkembangan dan layanan Kota Jayapura yang semakin komplek dan dinamis. Dengan semangat mewujudkan Gerakan Menuju 100 Smart City in diharapkan layanan ,tantangan dan kendala yang ada dapat di tangani dengan baik.
Rangkaian akhir dari Kegiatan Bimbingan Teknis yang sudah berlangsung selama empat kali yakni penandatanganan dukungan komitmen pelaksanaan pembangunan smart city kota Jayapura dari instansi pusat dan daerah.
Stasiun Geofisika Klas I Jayapura masuk ke dalam Dewan Smart City dalam bidang Environmet sesuai SK. Walikota Nomor 188.4/118 Tahun 2019. Hadir dalam acara penutupan ini Kepala Stasiun Geofisika Klas I Jayapura Margiono, didampingi Kepala Seksi Observasi Rully Oktavia Hermawan.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.