
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Pontianak, 14 Desember 2016 Stasiun Klimatologi Mempawah Kalimantan Barat melakukan kegiatan ”BMKG Goes to Campus” yaitu diseminasi informasi MKKuG di Universitas Tanjungpura Pontianak. Acara ini dilaksanakan atas kerjasama Stasiun Klimatologi Mempawah dan Fakultas MIPA UNTAN Pontianak.
BMKG Goes to Campus UNTAN ini dihadiri oleh UPT BMKG di Kalimantan Barat dan tidak kurang dari 50 mahasiswa, dosen dan civitas akademia Fakultas MIPA UNTAN, dengan narasumber Kepala Stasiun Klimatologi Mempawah Bapak Wandayantolis, S.Si, M.Si; Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak yang diwakili oleh Bapak Randy A, SST ; Kepala Jurusan Fisika FMIPA UNTAN Bapak Mulyadi, S.Si, M.Si dengan Presenter Bapak Fanni Aditya, S.Si.
Tujuan kegiatan ini adalah “membumikan bahasa langit” yaitu menyebarluaskan informasi MKKuG kepada masyarakat sehingga informasi dari BMKG khususnya Stasiun Klimatologi Mempawah tepat sasaran dan mudah dipahami.
Dengan diadakannya kegiatan ”BMKG Goes to Campus” ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang BMKG dan pemanfaatan informasi MKKuG khususnya di Kalimantan Barat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.