
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Biak Numfor – Selasa (26/11/2019), Dalam rangka memberikan informasi mengenai potensi bencana yang berkaitan dengan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, maka Stasiun Meteorologi Klas I Biak mengadakan kegiatan “BMKG GOES TO SCHOOL“ dengan lokasi di SMK Negeri I Bosnik.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Pertemuan SMK Negeri I Bosnik, sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Luwi Agung Prasaja, S.Si selaku Kepala Stasiun Meteorologi Klas I Biak, serta Suko A. Nagoro dan S.Tr dan Marphil M. Mustamu selaku prakirawan pada Stamet Biak.
Turut dihadiri oleh Yesaya AP, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMK Negri I Bosnik, serta para guru dan juga sekitar 120 siswa siswi pelajar SMK Negeri I Bosnik. Kepala Sekolah SMK Negeri I Bosnik sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini dan diharapkan agar kegiatan semacam ini tetap terus diprogramkan pada sekolah-sekolah supaya para pelajar khususnya bisa mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang mungkin terjadi di sekitar mereka.
Lebih lanjut beliau menyampaikan lokasi bangunan SMK Negeri I Bosnik sendiri sangat berdekatan dengan pantai, sehingga dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SMK Negeri I Bosnik dapat mengetahui secara dini potensi bencana di sekitar wilayahnya.
Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang informasi MKG dan keterkaitannya dengan potensi bencana seperti : cuaca ekstrem, hujan lebat, badai guntur, gelombang tinggi, gempa dan potensi tsunami khususnya di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Selain itu, sosialisasi ini juga sebagai upaya edukasi dini kepada masyarakat berkenaan dengan kebencanaan karena faktor-faktor Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika sehinga masyarakat lebih siap dalam melakukan Mitigasi secara mandiri.
(Ed. Humas; Pic : Stamet Biak)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.