
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Kebumen, Jumat – (28/9) Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara melaksanakan kegiatan Sosialisasi Prototype Moda Diseminasi Informasi Gempabumi BMKG Menggunakan Teknologi Frekuensi Radio yang bertempat di Pusdalops BPBD Kabupaten Kebumen. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kebumen, Drs. Eko Widianto beserta staf, Ketua ORARI Kebumen Bpk. Halim Dani, Ketua RAPI Kebumen Bpk. Poliyantoro, Ketua Kebumen Rescue Bpk. Imam Suroto dan beberapa relawan penanggulangan bencana di Kabupaten Kebumen.
Dalam paparannya, Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara, Setyoajie Prayoedhie, S.T., Dipl.Tsu., M.DM menyampaikan bahwa output dari prototype moda diseminasi ini berupa informasi gempabumi dalam bentuk suara/voice yang terhubung langsung dengan server diseminasi BMKG dan dibroadcast otomatis pada jaringan radio komunikasi yang ada di BPBD Kebumen. Moda diseminasi ini dikembangkan oleh Pusat Gempabumi & Tsunami BMKG bekerjasama dengan Stasiun Geofisika Banjarnegara, dalam rangka lompatan inovasi 4.0 yang sedang digalakkan BMKG dengan tujuan untuk menjangkau masyarakat rentan (tuna netra/aksara) yang selama ini kesulitan menelaah infromasi dari BMKG dan juga para stakeholder (Pemda, BPBD, TNI/POLRI, RAPI, ORARI, Relawan dll) didaerah terdampak yang belum terjangkau sinyal operator selular dan mengandalkan perangkat komunikasi radio (HT).
Sebagai penutup, beliau berharap dengan implementasi moda diseminasi ini di BPBD Kabupaten Kebumen dapat diikuti oleh BPBD lain khususnya di Provinsi Jawa Tengah karena dapat mempercepat alur informasi BMKG ke stakeholder, meminimalisir hoax dan mendukung pihak terkait dalam rangka Pengurangan Resiko Bencana (PRB).

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.