
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Gresik – Jumat (26/11), Bertempat di Hotel Aston Inn kota Gresik, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak memenuhi undangan Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya untuk menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi Peningkatan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).
Padatnya lalu lintas kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya banyak bersinggungan dengan kegiatan para nelayan Gresik sehingga menimbulkan resiko keamanan yang cukup tinggi, baik untuk nelayan maupun kapal yang melintas.
Pada kesempatan ini Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak yang di wakili oleh Eko Hadi Susanto sebagai narasumber menjelaskan beberapa produk informasi BMKG seperti Citra Satelit, Radar, Peta Gelombang, Angin dan Arus beserta cara pembacaannya untuk menjadi pedoman nelayan dalam beraktifitas. Selain itu dipaparkan juga produk INA-WIS dan pendalaman pada menu Fishing Ground untuk menjadi alternatif solusi agar nelayan bisa menangkap ikan di area yang mempunyai potensi ikan yang besar.
Dengan memanfaatkan menu Fishing Ground dari produk INA-WIS diharapkan para nelayan tidak menebar jaring di area yang berbahaya bagi alur pelayaran. Komunikasi dari semua pihak harus terjalin dengan baik agar didapat titik temu dari permasalahan yang terjadi dilapangan untuk keamanan dan keselamatan Bersama.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.