
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Palembang- Kegiatan Sosialisasi Layanan Informasi Kualitas Udara di Wilayah Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2017 secara resmi di buka oleh Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG, Drs. Maman Sudarisman, DEA Pada Tanggal 02 November 2017 di Emilia Hotel Palembang Provinsi Sumatera Selatan.
Pada kegiatan tersebut disampaikan paparan oleh Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG dengan judul Sosialisasi Informasi Kualitas Udara di Wilayah Rawan Karhutla dan paparan dari Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang.
Dalam paparannya Kepala Pusat Layanan Informasi Iklim Terapan BMKG mengatakan bahwa BMKG telah membuat Layanan Informasi Kualitas Udara dan Peta Hari Tanpa Hujan (HTH) yang dapat digunakan sebagai informasi awal kepada stakeholder terkait sebagai deteksi dini dari dampak kekeringan seperti Kebaharan Hutan serta Sektor Kesehatan akibat Kualitas Udara yang terjadi di Wilayah Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang dan di ikuti oleh 30 Orang Peserta yang terdiri dari instansi yang terkait di Provinsi Sumatera Selatan yaitu : Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan, KLH, BASARNAS, BPBD, Stasiun Meteorologi SMB II Palembang dan Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Selatan

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.