
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Jayapura – Kamis (16/11), Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura (BBMKG Wiayah V Jayapura) melakukan diseminasi data dan informasi MKKuG melalui media TV dengan bekerjasama dengan Jaya TV. Kegiatan diseminasi ini dilakukan dalam bentuk sosialisai dengan tujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam.
Materi sosialisasi untuk wilayah Papua meliputi: karakteristik tsunami oleh Dr. Supriyanto Rohadi, warning tsunami oleh Arif Rahman Hakim, S.Tr, perubahan iklim oleh Rully Afandi, S.Si, dan pemahaman informasi iklim oleh Nurul Puspitasari,S.Si. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, Johana A.O. Rumbiak, SE, MM.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.