Siswa-Siswi Kunjungi Stasiun Geofisika Klas I Tangerang
21 November 2017
Taufiq Kurniawan
Berita Daerah
Tangerang – Selasa (21/11), selama empat hari berturut-turut (16-21/11) Stasiun Geofisika Klas I Tangerang dikunjungi siswa-siswi dari SD hingga SMK. Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang, Teguh Rahayu, S.Kom, MM di Lobby BMKG Tangerang.
Kunjungan tersebut berasal dari siswa-siswi SMKN 2 Tangerang dari jurusan Pertanian dan Agrobisnis, Teknologi pangan, dan holtikutura, SD Batuceper 2 Tangerang, dan SD Cimone 4 Tangerang. Pada setiap kunjungan diikuti oleh 30 orang siswa-siswi. Kunjungan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan para siswa-siswi mengenai peran serta BMKG Tangerang dan unsur-unsur MKKuG terutama yang terkait dengan kegempaan dan iklim.
Selain itu, perlunya pengenalan sejak dini gempabumi dan unsur-unsur pembentuk cuaca dan iklim kepada siswa-siswi. Termasuk juga sikap tanggap dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Harapannya, siswa-siswi tersebut akan semakin peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Operasi Ketupat Semeru 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia di Batu, Kamis (5/3).
Stamet Oesman Sadik Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas dan Sosialisasi Cuaca pada Periode Angkutan Lebaran tahun 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi (Stamet) Oesman Sadik melaksanakan kegiatan Deklarasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) serta sosialisasi informasi cuaca.
Dukung Produktivitas Pertanian, Stasiun Klimatologi Jawa Timur Gelar Penyuluhan Budidaya Tembakau di Bangkalan
Bangkalan, 5 Maret 2026 – Stasiun Klimatologi Kelas II Jawa Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian berupa pelatihan budidaya tembakau di beberapa kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada 2-5 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya tembakau sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa dan kecamatan.