
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Batu – Keberadaan alat pengamatan cuaca/iklim yang handal dan terpercaya diperlukan dalam upaya BMKG mewujudkan layanan di segala sector terutama di bidang riset penelitian dan mitiasi penanggulangan bencana hidrometeorologis.
Kolaborasi antar instansi dan pembuat kebijakan di level daerah telah dilakukan secara aktif oleh Stasiun Klimatologi Kelas II Jawa Timur dengan Balai Penelitian Jeruk dan Buah Subtropika di Kota Batu dengan menenmpatkan alat pantau pengamatan manual dan alat pantau hujan otomatis dalam mendukung penelitian dan pengembangan budidaya jeruk.
Kamis pagi (24/11, Sekretaris Utama BMKG Dwi Budi Sutrisno, M.Sc. meresmikan beroperasinya Site Automatic Weather Station (AWS) di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi (IP2TP), Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro).
Dalam kegiatan tersebut Ibu Walikota Batu dan Ibu Kepala Balai Balitjestro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BMKG dan Stasiun Klimatologi Kelas II Jawa Timur atas upaya kerasnya sehingga mampu menghadirkan AWS di Kota Batu.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG Dr. Ir. Dodo Gunawan, DEA, Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa, dan Jaringan Komunikasi BMKG, Dr. Ir. Muhamad Sadly, M.Eng., Kepala Balitjestro Dr. Fausiah T. Ladja, S.P., M.Si., Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG, dan Pejabat di lingkungan Pemerintahan Kota Batu.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian Kerjasama (PKS) yang dilakukan oleh Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Jawa Timur dan Kepala Balitjestro untuk memperkuat Langkah Bersama dalam pengawasan, pengoperasian, dan keberlanjutan Site AWS di IP2TP Punten dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi semua masyarakat dalam meminimalisir risiko bencana dan mendukung usaha kesejahteraan masyarakat melalui sistem pengamatan yang akurat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.