
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Tuban – Sekretaris Utama (Sestama) BMKG Dwi Budi Sutrisno melakukan kunjungan kerja ke UPT BMKG yang berada di wilayah Tuban dan Pasuruan. Mengawali kunjungannya, Dwi Budi menyambangi Kantor Stasiun Meteorologi Tuban, dan diterima langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo I Wayan Mustika beserta Kepala Stasiun Meteorologi Tuban Rofiq Isa Mansur.
Dalam kesempatan ini juga hadir seluruh KUPT Provinsi Jawa Timur beserta pegawai Stasiun Meteorologi Tuban. Kunjungan kerja kali ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung kinerja Stasiun Meteorologi Tuban dalam memberikan informasi cuaca. Selain itu juga memastikan peralatan – peralatan operasional di Stasiun Meteorologi Tuban beroperasi dengan baik.
Kunjungan dibuka dengan ramah tamah dan Audiensi Sekretaris Utama BMKG bersama dengan para KUPT beserta pegawai. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Taman Alat Meteorologi, Dwi Budi memastikan peralatan berfungsi dengan baik dan berpesan untuk selalu menjaga dan merawat peralatan yang ada sehingga data yang dihasilkan benar-benar valid.
Dwi Budi berpesan untuk tetap menjaga kualitas pelayanan di Musim Hujan dan Cuaca Ekstrem seperti saat ini dengan tetap memperhatikan protokal kesehatan. Selain itu ia juga memberikan informasi bahwa di BMKG Pusat sedang dilakukan pembahasan intens terkait perubahan fungsional Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) menjadi Analis, tentunya akan ada mekanisme tertentu nantinya.
Mengakhiri kunjungannya, Dwi Budi beserta rombongan mengunjungi Stasiun Geofisika Pasuruan dan diterima langsung oleh Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan Sujabar bersama pegawai di UPT tersebut. Dalam kesempatan ini, beliau mengunjungi Taman Alat dan kantor lama Stageof Pasuruan yang berada di Tretes untuk memastikan sistem peringatan dini Gempa dan Tsunami berfungsi dengan baik.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.