
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Selasa, 26 Februari 2019 – Sekolah MTS terpadu Al Islah Gorontalo kelas VII/IPA Terpadu Fisika mengadakan kegiatan kunjungan ke Stasiun Geofisika Gorontalo. Kepala StaGeof Gorontalo, Bahtiar,S.T.,M.T mengapresiasi kunjungan tersebut dan disambut baik oleh rekan rekan staf operasional StaGeof Gorontalo. Para siswa kemudian diberikan berbagai materi oleh Listya Dewi Rifai, S.Si , Nurain,S.Tr, Fakhri S.Tr, dan Asyer Octav, S.Tr selaku pengamat Geofisika serta Bazir Zaman,S.T selaku Kepala Seksi Observasi StaGeof Gorontalo.
Sejak 16 februari setiap hari sabtu sekolah tersebut sudah melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Geofisika Gorontalo yang berjumlah 60 orang didampingi oleh para guru dan berkesempatan mendapatkan materi dari petugas operasional stasiun geofisika gorontalo. Materi yang disampaikan diantaranya lempeng tektonik, penyebab gempabumi dan tsunami serta pengenalan tentang alat alat geofisika.
Kunjungan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama di depan Gedung kantor Stasiun Geofisika Gorontalo.
Diharapkan kunjungan tersebut dapat dilakukan rutin setiap hari sabtu mengingat daerah Gorontalo merupakan daerah rawan bencana gempa sehingga pemahaman tentang mitigasi bencana serta peran bmkg dalam memberikan informasi gempa kepada masyarakat dapat dipahami oleh para siswa. (ed. Humas)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.