
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Jayapura – pada hari Kamis, 24 Oktober 2019 Perangkat Kampung Kayu Batu Kota Jayapura memprakarsai dilaksanakannya Sekolah Lapang Nelayan (SLN) di Kota Jayapura. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Fave dan dibuka secara resmi oleh Kepala Distrik Jayapura Utara, Adam Rumbiak. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan hadir dan memberikan arahan pada peserta di tengah sesi paparan yang diikuti oleh puluhan nelayan dan karang taruna Kampung Kayu Batu. Narasumber pada giat SLN adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Jayapura dan Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V, Herlambang Hudha, S.Si, M.Si.
SLN tahun 2019 di Jayapura, merupakan prakarsa dan inovasi Perangkat Pemerintah Kampung Kayu Batu, yang dikepalai oleh Kepala Kampung (KPK) Julianus Makanui. SLN di Papua dan Papua Barat sebelumnya yang pernah dilaksanakan merupakan prakarsa BMKG. Dimulai Sekolah Lapang Nelayan oleh BMKG di Merauke tahun 2018, diikuti pada tahun 2019 Sekolah Lapang Nelayan dilaksanaan oleh BMKG di Sorong.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan menyampaikan pentingnya dibentuk kelompok nelayan guna memudahkan distribusi bantuan peralatan tangkap, pembuatan kartu nelayan dan asuransi jiwa bagi para nelayan. Di kesempatan yang sama Kepala Distrik Jayapura Utara menyampaikan pentingya SLN bagi para nelayan, agar para nelayan mampu menggunakan informasi cuaca maritim untuk keselamatan saat menangkap ikan.
Kepala Bidang Data dan Informasi BBMKG Wil V pada kesempatan yang sama menyampaikan manfaat data dan informasi cuaca maritim untuk keselamatan bagi para nelayan, Potensi bahaya di laut baik karena kondisi cuaca maupun akibat tsunami di Kota Jayapura, dan media diseminasi informasi yang bisa diakses oleh para nelayan Kota Jayapura.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.