
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Pacitan, (26/3) – Stasiun Klimatologi Malang menyelenggarakan acara Pembukaan Kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tahap II Tahun 2019 bertempat di Hotel Graha Prima Pacitan. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Database BMKG Ir. Jaumil Achyar Dewantoro Situmeang, M.Sc. Dalam kesempatan ini turut hadir perwakilan dari anggota Komisi V DPR-RI Drs. H. Gatot Sudjito, M.Si. dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pertanian Ir. Pamuji, MP.
Dalam sambutannya, Kepala Pusat Database BMKG menyampaikan bahwa SLI merupakan bagian penting dalam penguatan diseminasi informasi iklim dan peningkatan kepedulian terhadap data iklim. Ditekankan pula bahwa SLI sudah menjadi prestasi dan percontohan dari Indonesia yang diikuti negara lain seperti Pakistan dan Timor Leste. Hal tersebut disampaikan di depan 45 peserta SLI yang hadir.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan menghimbau kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya karena faktor iklim merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap produksi pertanian. Ditambahkan pula bahwa tanpa pemahaman iklim yang kuat, pengelolaan pupuk dan benih yang bagus dapat berkurang nilai manfaatnya.
Dalam kegiatan ini dilakukan berbagai pembelajaran yang meningkatkan pemahaman peserta mengenai informasi iklim dan musim.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.