
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

JAYAPURA,Selasa (2/2/2016) – Pidato pembukaan Kepala BMKG yang disampaikan pada kegiatan rekonsiliasi keuangan BMKG di Balai Besar Wilayah V Jayapura oleh Kepala Biro Umum Drs.Yusuf Supriyadi, M.T, menekankan pentingnya membangun kembali semangat bekerja untuk memperbaiki kinerja secara keseluruhan dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan agar predikat WTP dapat disandang kembali.
Pelaksanaan rekonsiliasi keuangan laporan keuangan BMKG Semester II Tahun 2015 di Balai Besar MKG Wilayah I-V, dilakukan secara paralel dan berurutan sejak tanggal 18 Januari sampai dengan 5 Februari 2016. Disebutkan dalam acara rekon, BMKG menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan BMN BMKG (SIPBB), sistem yang dirancang untuk melakukan pengiriman database BMN langsung dari satuan kerja ke database BMN Pusat dan melakukan kompilasi neraca tingkat nasional yang hasilnya dapat dilihat di dalam web : bmn.bmkg.go.id.
Pada kesempatan tersebut, diinformasikan bahwa pemerintah juga untuk pertama kalinya melaksanakan penyusunan dokumen Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) untuk Tahun Anggaran 2017 yang dilakukan oleh 20 Kementerian / Lembaga sebagai Pilot Project termasuk BMKG. Dalam 1 tahun, pengembangan sistem yang dilakukan BMKG adalah membangun Sistem Informasi Keuangan Terpadu (SIKAT).
Aplikasi dari dua sistem informasi yakni SIPBB dan SIKAT yang digunakan untuk menyusun laporan keuangan yang handal, akurat, akuntabel dan tepat waktu, sangat diperlukan untuk terwujudnya WTP, seperti tertuang dalam tema kegiatan rekonsiliasi laporan keuangan berbasis akrual semester II tahun 2015, kita raih kembali opini WTP.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.