
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Gorontalo – Selasa dan Rabu (09 & 10 /04/2019), Stasiun Geofisika Gorontalo Melaksanakan BMKG Goes To School di SMP N1 Sumalata dan SMP N1 Gentuma Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut merupakan program dan kegiatan ” Goes To School” perdana dilaksanakan Stasiun Geofisika Gorontalo tahun 2019. Sasarannya adalh sekolah yang memang dekat dengan daerah pantai dan lokasi sensor Ina-TEWS.
Kegiatan diawali sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ibu Saiful Panggabean. Menurutnya, beliau sangat mengapresiasi sekali atas kunjungan BMKG Stasiun Geofisika Gorontalo karena para murid akan mendapat pengetahuan tentang bencana khusunya Gempabumi dan Tsunami. Kegiatan ini diikuti oleh 30 siswa/i kelas VII hingga kelas IX dan didampingi oleh guru kelas.
‘’Kegiatan yang mengambil tema Pengenalan Bencana Gempabumi dan Tsunami untuk Kelompok Pendidikan Sejak Usia Dini bermanfaat untuk memberikan pengetahuan bagaimana upaya menyelamatkan diri saat terjadi bencana alam’’ujar salah seorang murid setelah kegiatan tersebut berakhir
Tujuan dilaksanakan kegiatan tersebut, yaitu untuk memberikan pengetahuan dan informasi mengenai Gempabumi / Tsunami tentang penyebab dan kejadian bencana alam tersebut, mengenal potensi bencana alam, dan bagaimana cara mereka menyelamatkan diri dan evakuasi ketika terjadi bencana gempabumi sebagai langkah awal mitigasi demi meminimalisir kerugian saat bencana terjadi serta memperkenalkan tugas dan tanggung jawab BMKG dalam memberikan informasi yang cepat tepat dan akurat kepada masyarakat.
Harapannya dari kegiatan ini adalah para siswa paham materi yang disampaikan maupun simulasi yang telah dilakukan serta memahami informasi gempabumi yang disampaikan agar tidak mudah percaya pada berita hoax di media sosial kemudian dapat disampaikan kepada keluarga dan teman di lingkungan tempat mereka tinggal.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.