
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Surabaya, (17/08/2018) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-73 UPT BMKG Jawa Timur mengadakan upacara bendera. Bertempat di halaman kantor BMKG Juanda Surabaya yang diikuti oleh Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya, Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya, Stasiun Geofisika Tretes Pasuruan dan Dharma Wanita Persatuan BMKG Surabaya. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meterorologi Juanda Surabaya Taufiq Hermawan, ST, MT., Komandan upacara Teguh Tri Susanto, S.Si., MT. dan Petugas Pengibar Bendera Agatha Mayasari, S.Si., Ahmad Rofiul Huda, A.Md. dan Oky Sukma Hakim, S.Tr.
Untuk Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-73 Tahun kali ini ada 2 tema utama yang bersinergi yaitu “Energi” dan “Kerja”. Tema Energi diambil dari identitas Asian Games XVIII yaitu “The Energy of Asia”. Sementara tema Kerja merupakan cerminan pemerintahan Joko Widodo selama 4 tahun terakhir untuk perubahan yang lebih baik.
Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Taufiq Hermawan, ST, MT., selaku Inspektur upacara membacakan Sambutan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc., Ph.D. yang menyebutkan Satu dari empat cita-cita mulia yang ingin diwujudkan Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia. Pada tujuan mulia inilah BMKG mempunyai peranan yang sangat strategis, yaitu Mewujudkan BMKG yang handal, tanggap dan mampu dalam rangka mendukung keselamatan jiwa dan harta masyarakat serta keberhasilan pembangunan nasional.
Dalam membacakan sambutan tersebut Inspektur Upacara memberi himbauan kepada seluruh pegawai untuk terus meningkatkan komunikasi kepada Masyarakat dan kerja sama, koordinasi serta sinergi dengan stakeholder khususnya yang ada di Provinsi Jawa Timur serta terus melakukan inovasi-inovasi dan meningkatkan performa pelayanan informasi MKG Provinsi Jawa Timur agar informasi yang diberikan lebih cepat, tepat, akurat dan mudah dipahami.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.