
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah
Ayu Isrianti Putri
Berita Daerah

Jayapura, Maret 2018 – Hari Meteorologi Dunia ke 68, akan diperingati oleh 188 negara anggota WMO termasuk didalamnya BMKG Indonesia pada tanggal 23 Maret 2018. Dalam rangka memperingati Hari Meteorologi Dunia tersebut Balai Besar Wilayah V melakukan kegiatan sosialisasi ke sejumlah sekolah menengah atas di wilayah kota Jayapura “BMKG goes to school” yang diantaranya adalah SMA Negeri 2 Jayapura, SMA Gabungan, dan SMA Muhammadiyah Jayapura.
Kegiatan BMKG goes to school ini berlangsung selama dua hari dengan mengangkat tema Waspada Cuaca, Peduli Iklim untuk Masyarakat Aman dan Sejahtera. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan dan meningkatkan kepedulian dini mengenai pengaruh cuaca dan iklim untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga kita dapat menjadi insan BMKG yang tanggap, aktif dan peduli terhadap perubahan cuaca dan iklim guna kesejahteraan kita bersama. BMKG Jayalah Selalu. (SMS)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Bengkulu, 6 April 2026 – Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Riset dan Standardisasi Mutu Pertanian (BRMP) Provinsi Bengkulu, […]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.