
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Medan – Rabu (26/04/2017) Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I ikut berperan pada peringatan upacara Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara di pimpin oleh ibu Brigjen (Purn) Nurhajizah Marpaung ikut hadir dan berperan serta dalam simulasi bencana yang diawali dengan adanya informasi bencana kemudian dilakukan penekanan sirine tanda bahaya, melakukan evakuasi korban, penanganan pemadam kebakaran, simulasi jalur evakuasi dan titik kumpul. Tema HKBN kali ini ialah “Siap untuk Selamat“ . Kegiatan ini juga diikuti oleh BASARNAS Daerah, PMI dan kelompok Taruna Siaga Bencana. Rantaian acara selain simulasi adalah Pawai Parade Keliling kota kendaraan dalam rangka persiapan penanggulangan bencana. BBMKG Wilayah I turut menghadirkan mobil yang dilengkapi peralatan instrumentasi yang siap mendukung kegiatan penanganan dan penanggulangan bencana.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.