
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Manado – Kamis (4/3) Bertempat di Aula kantor RRI Manado, 5 (lima) Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG Sulawesi Utara melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan RRI Manado.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala RRI Manado, Fitra Widjadja, SE didampingi para pejabat dan staff RRI Manado serta turut hadir juga dari BMKG yaitu Tony Agus Wijaya. sebagai Kepala Stasiun Geofisika Manado dan juga selaku Koordinator BMKG Sulawesi Utara, Rio Marthadi (KasMet Sam Ratulangi Manado), Johan Haurissa (KasKlim Minahasa Utara), Daryatno (KasMar Bitung), Sujatno (KasMet Naha). Adapun kelima UPT BMKG Sulawesi Utara yang melaksanakan penandatanganan PKS tersebut antara lain Stasiun Geofisika Manado, Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Stasiun Klimatologi Minahasa Utara, Stsaiun Maritim Bitung, Stasiun Meteorologi Naha.
Diawali sambutan oleh Koordinator BMKG Sulawesi Utara, Bpk. Tony Agus Wijaya yang mengatakan bahwa dibutuhkan sinergi antara RRI dan UPT BMKG di Sulawesi Utara yang lebih baik sehingga dengan adanya PKS ini kita dapat bersama-sama memberikan pelayanan ke masyarakat berupa peringatan dini cuaca ekstrim, info prakiraan cuaca, info gempa dan kelautan serta kondisi iklim kedepannya. Informasi ini juga dapat digunakan sebagai penangkal adanya berita hoax di masyarakat tentang bencana hidrometeorologi.
Sementara itu pihak RRI melalui kepala RRI MANADO, Fitra Widjadja, SE mengatakan bahwa beliau mendukung sekali kerjasama ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat kedepannya, dan dari pihak RRi juga terbuka jika kedepannya aka ada kegiatan bersama antara RRI dan BMKG Sulawesi Utara untuk menjaga silaturahmi dan meningkatkan pemahaman tentang informasi dari BMKG atau sebaliknya.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.