
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Surabaya, (02/08) – Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo kembali mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber pada Kegiatan Pelatihan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 01 Krian Sidoarjo. Kegiatan Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan siswa-siswi SMP Negeri 1 Krian dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Pelatihan ini diikuti 5 Siswa Siswi perwakilan setiap kelasnya dan seluruh anggota OSIS SMP Negeri 1 Krian Sidoarjo.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Krian Sidoarjo Bpk. Sugeng Pamudji yang menyampaikan ke seluruh peserta untuk mempelajari dan menyimak dengan baik materi yang disampaikan sehingga ilmu yang didapatkan bisa bermanfaat. Sugeng juga memperkenalkan salah satu alumni SMP Negeri 1 Krian yang kini menjadi Pegawai Negeri Sipil di BMKG Juanda atas nama Ferri Kusuma dan berharap ada alumni yang nantinya juga dapat mengikuti jejak beliau bekerja di BMKG.
Hadir sebagai Narasumber atas nama Shanas Septy Prayuda, S.Tr. Forecaster Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo. Shanas memaparkan materi terkait Bencana Hydrometeorologi dan cara antisipasi jika bencana itu terjadi. Selain itu Shanas juga memperkenalkan BMKG dan STMKG secara umum kepada peserta pelatihan.
Setelah selesai sosialisasi dilakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah SMP Negeri 01 Krian terkait pembahasan Perjanjian Kerjasama yang diwakili oleh Ahmad Rofiul Huda, S.T. Forecaster Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo. Dengan adanya Pelatihan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi ini diharapkan siswa siswi SMP Negeri 01 Krian memahami bencana hidrometeorologi dan mampu melakukan antisipasi sejak dini untuk meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.