
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Padang, (26/04/2017) Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) yang rencananya akan dicanangkan mulai tahun depan setiap tanggal 26 April, juga bertepatan dengan lahirnya UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana. Latar belakang pencanangan HKBN ini dikarenakan Indonesia merupakan negara rawan bencana dan dampak bencana juga selalu meningkat setiap tahun, khususnya pada kehidupan sosial, ekonomi dan kelestarian lingkungan. Oleh sebab itu dibutuhkan peran serta pemerintah dan masyarakat.
Dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) di Sumatera Barat, Stasiun Geofisika Padang Panjang ikut berpartisipasi dengan melakukan aktivasi sirine, latihan evakuasi mandiri, dan uji shelter (tempat evakuasi). Peringatan HKBN 2017 bertepatan dengan kegiatan aktivasi sirine tsunami BMKG yang dilakukan pada tanggal 26 setiap bulannya. Namun, kegiatan aktivasi sirine khusus untuk HKBN 2017 ini dilakukan dengan membunyikan sirine dengan tone riil tsunami selama 6 (enam) menit. Sirine akan dibunyikan sebanyak dua kali dengan jeda 1 (satu) menit dengan durasi masing – masing 3 (tiga) menit.
Aktivasi sirine di Provinsi Sumatera Barat akan dilakukan di kantor Pusdalops BPBD Provinsi Sumatera Barat. Sirine tsunami yang diaktivasi adalah sirine tsunami di Padang, Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, Pariaman, dan Pasaman Barat. Selain kegiatan aktivasi sirine, Stasiun Geofisika Klas I Padang Panjang juga mengikuti kegiatan simulasi bencana dan uji shelter. Hal ini bertujuan untuk melatih serta meningkatkan kesiapsiagaan stakeholder dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Selain itu juga dilaksana parade yang dimulai dari GOR H. Agus Salim, jalan veteran, SMA 2 , jalan Ahmad Yani menuju kantor Gubernur Sumatera Barat dan berakhir di GOR Agus Salim.
Dalam rangka peringatan HKBN 2017 ini, Stasiun Geofisika Klas I Padang Panjang juga melakukan simulasi kesiapsiagaan terhadap bencana gempabumi yang dilakukan secara internal di lingkungan kantor. Kegiatan ini dilakukan dengan memfokuskan pada kesiapan staff operasional dalam menganalisa dan mendiseminasikan informasi gempabumi sesuai parameter yang disimulasikan. ::BMKG Padang Panjang.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.