
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

DIY – Senin (13/8), Sejumlah Petugas Pelabuhan, Petugas Penyuluh Perikanan, Nelayan dan Petambak menerima undangan kegiatan dari BMKG yang diselenggarakan di Indoluxe hotel. Kegiatan ini yang dikemas dalam bentuk Sekolah Lapang Nelayan ini diselenggarakan dalam rangka memberikan sosialisasi dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya nelayan akan pentingnya cuaca sebelum berlayar ke laut.
Selain daripada itu kegiatan sekolah lapang nelayan ini sangat berguna meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam memanfaatkan informasi cuaca maritim yang dimiliki oleh BMKG sehingga dapat mengantisipasi dan beradaptasi terhadap dampak fenomena iklim ekstrim.
SLN ini dilakukan dengan konsep berjenjang seperti layaknya sekolah formal yang dimulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah tingkat atas.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.