
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Malang, (30/5) – Pada hari Kamis, 30 Mei 2024 Stasiun Geofisika Kelas III Malang menerima kunjungan sebanyak 60 mahasiswa/I beserta 2 dosen pendamping dari Program Studi S1 Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Kunjungan ini dalam rangka Studi Lapangan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dalam kegiatan proses belajar mengajar serta dapat mengikuti perkembangan teknologi pengukuran di Stasiun Geofisika Kelas III Malang. Rombongan disambut oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ma’muri, S. Si., M. TI. dan jajaran Staf Operasional.
Pada kegiatan Studi Lapangan ini, mahasiswa/i diberikan beberapa materi yang terbagi menjadi 2 (dua) sesi. Sesi pertama mahasiswa/i diberikan penjelasan materi tentang pengenalan gempabumi dan tsunami, proses terjadinya serta mitigasinya dan juga diperkenalkan tentang sistem monitoring Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) dan dampak ikutan gempa yang dapat merugikan seperti likuifaksi, longsor, tanah terbelah dan lain sebagainya. Pemberian materi ini disampaikan oleh petugas operasional yaitu Riska Yulinda, S.Tr, Geof dan Ilham, S.Tr, Geof . Pada sesi ini juga dilakukan tanya-jawab tentang materi yang disampaikan.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yaitu pengenalan peralatan yang ada di Stasiun Geofisika Malang. Peralatan Geofisika yang dikenalkan antara lain peralatan pengamatan gempabumi beserta software Analisa Seiscomp, peralatan pengamatan listrik udara Nexstorm, peralatan WRS NG, dan Intensitymeter dengan pemateri yaitu Ken Wirawan, M.T. Setelah mendapatkan materi dan mengenal peralatan yang digunakan, acara kunjungan ini kemudian ditutup dengan kegiatan foto bersama.
Kepala Stasiun Geofisika Malang mengucapkan terima kasih kepada pihak universitas yang memfasilitasi mahasiswa/i pada kunjungan Studi Lapangan ini dan semoga bermanfaat khususnya kepada mahasiswa/i terkait gempabumi dan tsunami, mitigasinya, serta perkembangan peralatan pengamatan yang ada di BMKG. Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh dosen perwakilan dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan permohonan maaf apabila ada kekurangan.
Dari kegiatan Studi Lapangan ini diharapkan para mahasiswa/i dapat lebih mengenal BMKG khususnya Stasiun Geofisika Malang serta untuk mempersiapkan generasi yang cerdas, siap, dan tangguh dalam menghadapi bencana alam.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.