
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Sungailiat-Bangka, Selasa (18/10) Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Bangka mengadakan Kegiatan Lomba Asah Terampil KTNA Tingkat Kabupaten Bangka Tahun 2016.
Bertempat Kelurahan Sinar Jaya Kecamatan Sungailiat dihadiri 53 Instansi Pemerintah dan BUMN, salah satunya Stasiun Meteorologi Klas I Pangkalpinang yang dihadiri langsung oleh Kepala Stasiun Meteorologi Pangkalpinang Bpk. Mohammad Nurhuda, S.T. Dalam Sambutan Pembukaan Kegiatan ini Bupati Bangka Ir, H. Tarmizi Saat, M.M mengatakan, pertanian tangguh menjadi misi utama Pemkab Bangka, dengan demikian membutuhkan petani yang tangguh, lahan yang bisa diolah dengan baik, iklim yang bisa dimodifikasi (dalam skala kecil), dan budidaya pertanian yang diatur dalam teknik budidaya pertanian.
Dalam kegiatan tersebut Stasiun Meteorologi Pangkalpinang berkomitmen untuk memberikan pemahaman terkait cuaca dan iklim dalam mendukung sektor pertanian dengan meningkatkan kerjasama dalam hal informasi cuaca dan iklim melalui media elektronik dan media sosial. Kepala Stasiun Meteorologi Pangkalpinang Mohammad Nurhuda, S.T. diberi kesempatan untuk memberikan hadiah secara langsung kepada peserta juara Lomba Asah Terampil tersebut dan kegiatan berlangsung dengan sangat meriah.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.