
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Selasa (28/8), Dalam rangka meningkatkan pengetahuan atau wawasan eksplanasi (fenomena alam), 56 peserta didik kelas XI MIPA 1 & 2 SMA Maitreyawira Batam mengadakan kunjungan studi ke Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam.
Kunjungan diterima oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Suryanti Agustina, SP, M.Ling mewakili Kepala Stasiun. Selanjutnya para siswa diberikan wawasan tentang BMKG meliputi tugas dan fungsi, unsur-unsur cuaca, iklim dan geofisika, serta produk informasi yang dihasilkan disampaikan oleh Kepala Seksi Data dan Informasi, Suratman, S.Kom dan praktek lapangan yang dibimbing oleh Staf Forecaster/Observer, Aprilia S, Tr. Kegiatan ini akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi tentang STMKG yang akan diadakan di SMA Maitreyawira Batam.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.