
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Padang Panjang, 09 Januari 2017, Kepala UPT BNPB Regional Sumatera, Ir. Yazid Fadli, MM dan jajaran melakukan kunjungan kerja ke BMKG Stasiun Geofisika Padang Panjang guna mempererat silaturahmi dan sebagai sarana untuk melakukan koordinasi hubungan kerja yang berkaitan kebencanaan di wilayah Sumatera Barat terutama yang disebabkan oleh faktor Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika antara lain; bencana gempabumi, tsunami, banjir, dll. Kedatangan kepala UPT BNPB ini disambut oleh Kepala BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono, S.T., Dipl. Seis, M.Sc, rombongan juga berkesempatan meninjau langsung ruang operasional Stasiun Geofisika Padang Panjang dan diberikan penjelasan secara langsung oleh Kepala Stageof Padang Panjang tentang tugas fungsi UPT BMKG di Sumatera Barat dan juga penjelasan secara detil mulai dari SOP untuk monitoring, prosessing terjadinya gempabumi sampai ke proses diseminasi informasi gempabumi.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.