
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Kamis, 15 Juni 2017 – Kepala Stasiun Klimatologi Mempawah Kalimantan Barat Bapak Wandayantolis, S.Si, M.Si menandatangani Perjanjian Kerjasama antar Instansi penyelenggara Sistem Informasi Hidrologi, Hidrometeorologi dan Hidrogeologi (SIH3) Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Hotel Haris Pontianak. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan ini diikuti oleh beberapa instansi penyelenggara, antara lain :
– Stasiun Klimatologi Kelas II Mempawah Kalimantan Barat
– Balai Wilayah Sungai Kalimantan I
– Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat
– Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat
– Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kapuas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
– Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Barat
– Dinas Pertanian dan TPH Kalimantan Barat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.