
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Kebumen, Rabu (23/05/2018). Bertempat di kantor BPBD Kabupaten Kebumen telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen. Penandatanganan PKS tentang Pelayanan Informasi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (MKG) dalam rangka Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Kabupaten Kebumen khususnya terkait Diseminasi Informasi Gempabumi & Peringatan Dini Tsunami.
Tujuan dari Perjanjian Kerjasama ini selain untuk mempererat kerjasama dengan BPBD juga sebagai dasar penempatan peralatan BMKG, yaitu WRS 2 Way yang sudah terpasang di BPBD Kebumen. Dalam kesempatan ini pihak BMKG diwaliki oleh Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie, S.T., Dipl.Tsu., M.DM. sedangkan pihak BPBD Kabupaten Kebumen diwakili langsung oleh Kepala Pelaksana, Drs. Eko Widianto. (Ed.Humas)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.