
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Tidore – Rabu (14/12), Kepala Stasiun geofisika ternate melakukan pertemuan dengan Walikota Tidore Capt. H. Ali Ibrahim beserta Asisten II dan Kepala BPBD Kota Tidore, Pertemuan yang berlangsung di Kantor Walikota Tidore.
Kepala stasiun geofisika ternate Andri wijaya bidang, S.Si., M.Si melaporkan aktifitas kejadian kegempaan dan sumber-sumber kegempaan serta potensi gempa megathrust M8.2 di Laut Maluku dan dampak yang ditimbulkan apabila potensi gempa benar terjadi.
Setelah paparan singkat terkait kondisi kegempaan di wilayah Kota Tidore, Kepala stasiun geofisika ternate juga menyerahkan Peta Kegempaan Tahun 2022 di Wilayah Kota Tidore dan Sekitarnya serta juga menyerahkan tas siaga bencana kepada Walikota Tidore. Harapannya dapat terus terjalin koordinasi dan peningkatan kerjasama antara kedua belah pihak dalam upaya mitigasi bencana baik mitigasi struktural maupun mitigasi non struktural.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.