
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Balikpapan, (25/3) – Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan melaksanakan Pembukaan Sekolah Lapang Nelayan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019.
Bertempat di Hotel Gran Senyiur Balikappan, kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari yaitu tanggal 25-27 Maret 2019. SLN kali ini diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari 14 orang Penyuluh, 3 orang PNS DKP, dan 7 orang perwakilan dari Kelompok Usaha Bersama.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG Nelly Florida Riama, S.Si, M.Si dengan dihadiri oleh beberapa tamu undangan dari berbagai sektor, seperti BPBD, internal UPT BMKG, dinas terkait, dan beberapa media.
Dengan mengusung tema “Waspada Dan Pahami Cuaca, Nelayan Aman Dan Sejahtera”, kegiatan ini diharapkan dapat meningatkan pemahaman mengenai informasi cuaca demi termujudnya keamanan dan kesejahteraan di bidang perikanan di provinsi Kalimantan Timur.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.