
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Surabaya, Rabu (07/02/2018), Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya mendapatkan kesempatan untuk menjadi narasumber pada Acara Live SBO TV Surabaya Update Pagi yang disiarkan langsung di Studio BBS TV Surabaya Pukul 06.00 WIB sampai dengan 07.00 WIB dengan tema “Waspada Bencana Banjir Longsor”. Hadir memenuhi undangan sebagai narasumber pada acara tersebut Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya Mohammad Nurhuda, S.T. dan Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno.
Dalam dialog tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya memberikan penjelasan bahwa saat ini curah hujan cenderung ekstrem karena bulan Februari ini merupakan puncak musim penghujan, sehingga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang, hujan lebat, angin kencang, maupun potensi puting beliung dan juga tanah longsor masih sangat mungkin terjadi. Untuk itu BMKG mengimbau agar masyarakat khususnya di kawasan sekitar pegunungan dan bantaran sungai agar tetap waspada karena cuaca dapat berubah sewaktu waktu.
Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Jawa Timur juga berkomitmen akan terus meningkatkan kerjasama yang selama ini sudah terjalin cukup baik dengan BMKG dan tidak lupa memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada BMKG atas informasi cuaca khususnya peringatan dini cuaca ekstrem yang diberikan selama ini sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi tersebut dengan lebih cepat.
Dengan seringnya Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya mendapatkan kesempatan sebagai narasumber diharapkan masyarakat Jawa Timur bisa mendapatkan informasi cuaca secara cepat dan tepat serta dapat mengenal BMKG lebih dekat sehingga masyarakat dapat menerima informasi cuaca dan iklim dari sumber yang terpercaya. (ed.Humas)

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.