
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Bantul, 4 Desember 2025 – BMKG Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul bertempat di Ruang Kerja Bupati Bantul. Audiensi diterima langsung oleh Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul serta perwakilan BPBD Kabupaten Bantul.
Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama dalam adaptasi perubahan iklim serta peningkatan pelayanan informasi dan peringatan dini multi bahaya geohidrometeorologi, termasuk edukasi masyarakat serta dukungan informasi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) bagi pembangunan daerah.
Kepala Stasiun Geofisika Sleman Ardhianto Septiadhi menyampaikan bahwa dukungan BMKG terhadap pemerintah daerah merupakan bentuk pelayanan publik yang harus selalu ditingkatkan.
“BMKG siap memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Bantul untuk memastikan informasi cuaca dan iklim tersampaikan secara cepat, tepat, dan mudah dipahami. Harapannya, langkah adaptasi yang dilakukan pemerintah daerah dapat semakin efektif mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Ardhianto.
BMKG juga memaparkan perkembangan dinamika atmosfer global yang saat ini dipengaruhi La Nina lemah dan IOD negatif, sehingga diperlukan upaya antisipasi menghadapi peningkatan curah hujan dalam beberapa waktu ke depan. BMKG memastikan layanan informasi iklim akan terus diperbarui untuk mendukung keberlanjutan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.
Sementara itu, menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, BMKG memastikan layanan informasi cuaca dan iklim akan disampaikan secara lebih intensif dan adaptif sesuai kebutuhan daerah, guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta kegiatan pelayanan publik khususnya di wilayah Kabupaten Bantul.
Dalam sambutannya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan apresiasi atas dukungan BMKG selama ini.
“Informasi yang disampaikan BMKG sangat penting bagi perencanaan dan pengambilan kebijakan di Kabupaten Bantul. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.
BMKG menegaskan komitmennya untuk mendukung Kabupaten Bantul dalam mewujudkan wilayah yang berketahanan iklim dan bencana, melalui peningkatan kapasitas daerah, pemanfaatan teknologi pemantauan dan peringatan dini, serta edukasi publik yang lebih intensif.
BMKG mengajak seluruh pihak untuk terus memperbarui informasi resmi BMKG sebagai bentuk kewaspadaan yang sehat dan proporsional dalam menghadapi dinamika iklim ke depan.
Humas BMKG DIY

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.