
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Kamis, 11 Oktober 2018 Bertempat di Kampung Enggross Kepala Stasiun memberikan Paparan tentang Gempabumi dan Tsunami. Kampung Enggros merupakan salah satu kampung yang terdampak tsunami yang terjadi akibat gempa Jepang tahun 2011. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerjasama BMKG dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua. Sosialisasi ini dibuka oleh Pemimpin Kampung Enggros, Bapak Orgenes Meraudje dan diikuti seluruh warga kampung Enggros.
Kepala Stasiun Geofisika Angkasa, Bapak Margiono, S.Si dalam paparannya tidak hanya memaparkan tentang tugas pokok , namun mengingatkan juga akan pentingnya masyarakat mengetahui Informasi gempabumi, tsunami dan berhati-hati terhadap Hoax (berita bohong yang beredar). Tetap berpedoman kepada informasi yang dikeluarkan dari institusi yang berwenang dalam hal informasi gempabumi dan tsunami adalah Stasiun Geofisika Angkasapura Jayapura.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.