
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Pangkalpinang, Rabu (07/03/2018) Kepala Stasiun Meteorologi Klas I Depati Amir Pangkalpinang, Drs. Nanang Purnadi diundang untuk menjadi Narasumber dalam acara Kegiatan Tentang Pembekalan Penanggulangan Bencana Kepada Aparatur Perangkat Daerah, Kelurahan/Desa dan Masyarakat Provinsi Kep. Bangka Belitung yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam acara ini, Drs. Nanang Purnadi mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan materi bertema “Deteksi Dini Penanggulangan Bencana”. Peran BMKG khususnya Stasiun Meteorologi Klas I Depati Amir Pangkalpinang sangat penting dalam memberikan informasi dan peringatan kepada masyarakat Kepulauan Bangka Belitung untuk siaga menghadapi dampak-dampak cuaca agar tidak menjadi bencana.
“Kondisi cuaca seperti hujan, panas, angin kencang dan sebagainya adalah sesuatu hal yang bisa diperkirakan tapi tidak bisa dicegah kedatangannya. Maka yang terpenting adalah antisipasi mengurangi risiko bencana yang ada di kabupaten / kota, sehingga setiap daerah dapat menyiapkan upaya kesiapsiagaan, mitigasi dan pencegahan lebih awal sebelum bencana terjadi” ujar Drs. Nanang Purnadi . Lebih lanjut Ia mengutarakan bahwa informasi BMKG sangat diperlukan dan selalu rutin dalam mengupdate informasi dari BMKG sebagai langkah kesiapsiagaan bencana.
Usai penjelasan Kepala Stasiun terkait Deteksi Dini Penanggulan Bencana, dilanjutkan dengan materi Proses Pencarian dan Penyelamatan Korban Bencana oleh perwakilan BASARNAS dan Penanggulangan Bencana Berbasis Masyakat oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.