
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Balikpapan, 11 Desember 2019 – BMKG Balikpapan mengadakan kegiatan yang bertajuk BMKG Goes To Campus di Universitas Mulia Balikpapan, hadir langsung Kepala StaMet kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan selaku Koordinator BMKG Kalimantan Timur Ibnu Sulistyono, S.E,. M.A.P. dan di dampingi Kepala Geofisika Balikpapan Mujianto dan Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi SAMS Sepinggan Balikpapan Mulyono Leo Nardo, SE.
Acara ini dibuka langsung oleh Pembantu Rektor Universitas Mulia Balikpapan. Adapun kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan infromasi mengenai Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika kepada Mahasiswa – Mahsiswi Universitas Mulia Balikpapan.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.