
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah

Medan, Bertempat di kantor Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan diselenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Radar Cuaca. Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai Besar MKG I Medan Drs. Herry Saroso, yang dalam sambutannya beliau menyampaikan “kegiatan ini diadakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan para forecaster dan teknisi dalam penggunaan dan menangani Radar cuaca BMKG, sehingga akurasi prakiraan dan informasi peringatan dini yang disampaikan kepada masyarakat tingkat keakuratannya semakin meningkat“. Selama 4 hari (1-4/6/2016) para peserta akan menerima materi pemaparan, diskusi serta praktek dan diakhiri dengan kunjungan ke site client radar cuaca di bandara Kualanamu. Kegiatan ini diikuti forecaster dari stasiun meteorologi Kualanamu, Stasiun Maritim Belawan, Stasiun Klimatologi Sampali dan Balai besar MKG Wilayah I Medan. Narasumber dalam kegiatan bimtek ini berasal dari Tim radar BMKG Jakarta.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.