
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Papua, (8/3). Seperti yang kita tahu bahwa Prov. Papua telah mengalami pertumbuhan jumlah penduduk dan perekonomian yang semakin meningkat, untuk itu pembangunan infrastruktur yang baik harus memperhatikan historis kebencanaan dari unsur MKG sehingga apa yang direncanakan oleh pemerintah dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Berdasarkan Data BMKG terjadi 19 gempabumi signifikan dari tahun 1996-2015 yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa sedangkan tshunami terjadi 3 tsunami tele dan lokal, terkait data tersebut ternyata gempa merusak lebih sering terjadi dibandingkan tsunami, sehingga diperlukan Infrastruktur bangunan tahan gempabumi sebagai salah satu mitigasi bencana.
Menyadari kondisi ini, maka BBMKG wilayah V Jayapura melakukan kegiatan Sosialisasi Meteorologi, Klimatologi, Kualitas udara, dan Geofisika selama dua hari (8-9 Maret) dengan dihadiri 60 peserta dari berbagai instansii terkait dan lingkungan akademika. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Utama, Dr. Widada Sulistya, DEA.
Seperti yang diutarakan oleh Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura , Slamet Suyitno Raharjo, M. Si bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan penyebaran informasi MKKuG khususnya informasi Geofisika kepada stakeholder/instansi, user di Provinsi Papua dan Papua Barat; menjalin hubungan kerjasama antara BMKG, Pemda, dan Dinas terkait; membangun kultur mitigasi di kalangan masyarakat; dan untuk menghasilkan rekomendasi dengan stakeholders terkait pengambilan keputusan dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua dan Papua Barat.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.