
Sinergi Mitigasi Bencana Jatim, BMKG Juanda Paparkan Kesiapan Data Iklim Hadapi Kemarau 2026
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.
Kembali ke Berita Daerah
Dwi Rini
Berita Daerah

Tangerang Selatan, Kamis (15/12/2016), Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II menyelenggarakan Sinkronisasi Kegiatan Penelitian Tahun 2017 dalam hal penelitian dan pembuatan karya tulis ilmiah bertempat di Aula BBMKG Wilayah II. Kegiatan dibuka oleh Kepala Balai II, Bapak Joko Siswanto, S.Sos, dan mendapat arahan dari Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG, Bapak Dr. Urip Haryoko, M.Si. kegiatan diisi presentasi oleh Kepala Bidang Litbang Meteorologi BMKG, Bapak Dr. Erwin Eka Syahputra Makmur, S.Si, M.Si, Kepala Bidang Litbang Klimatologi dan Kualitas Udara BMKG, Bapak Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, dan Kepala Bidang Litbang Geofisika BMKG, Bapak Dr. Supriyanto Rohadi, M.Si. dan diisi paparan mengenai “Sosialisasi Karier Jabatan Fungsional Peneliti” oleh Roni Kurniawan, ST. M.Si, “Kerekayasaan di lingkungan BMKG” oleh Drs. Achmad Sasmito, dan “Penulisan Karya Tulis Ilmiah Jurnal Meteorologi dan Geofisika” oleh Thomas Hardy, ST. M.Kom. Kegiatan diikuti oleh pejabat eselon III dan IV, serta pegawai Fungsional BBMKG Wilayah II.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem.

Bengkulu, 6 April 2026 – Dalam upaya memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan menghadapi Musim Kemarau 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Bengkulu menggencarkan diseminasi informasi iklim kepada para pemangku kepentingan. Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Balai Riset dan Standardisasi Mutu Pertanian (BRMP) Provinsi Bengkulu, […]

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Yogyakarta menerima kunjungan kerja Komisi A DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, (2/4). Kunjungan kerja yang dilakukan di Stasiun Klimatologi Yogyakarta ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara lembaga legislatif dan BMKG dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya pada periode pancaroba hingga musim kemarau di wilayah DIY.